Humor
Aku sudah lupa, sudah berapa lama diriku ini tidak bisa kentut.
Dan entah sudah berapa lama pula aku menyadari jika diriku ini tidak bisa kentut. Yang jelas, hingga kini aku tidak bisa kentut. Aneh..!
Dosa apakah yang aku perbuat, sampai-sampai aku bisa jadi begini.. oh Tuhan..
aku meratapi nasib ku.. "ya Tuhan... apa yang harus ku lakukan agar aku bisa kentut" tiba-tiba saja seberkas cahaya menyilaukan mataku..
Aku yang sedang enak-enakan tiduran langsung terjatuh dari tempat tidurku. Adikku berdiri di depanku sambil menyorotkan senternya ke arah mukaku.
"Hahahaha..", adikku tertawa melihatku tidur dengan mulut yang mangap dan ileran.
Sambil ketawa ia mengejekku, "Hahahaha..sukurin, sukurin. Emang enak jatoh.." Lalu ia dengan sengaja kentut di depan mukaku.
Kalo engga bisa kentut, maka diagnosanya adalah ileus, yang merupakan indikasi untuk operasi emergency. Makanya sering2lah kentut, kapan saja, di mana saja.
aku memutar otak untuk menyembuhkan penyakit ini.. ah ha!!! aku segera pergi kepasar dan membeli..
Singkong! Konon kabarnya, makanan yang satu ini memiliki kadar gas yg tinggi utk merangsang kentut. Tapi karena aku tidak ingin disebut semata-mata "anak singkong" maka aku memasaknya dengan lebih modern, dan lalu, jadilah singkong keju itu.
"Yuummy.. singkong keju plus sambal ABC!! Kayak di tipi tuh".
"Dasar ini anak kebanyakan nonton tivi.. mendingan kamu ngeblog kek, nulis di cerpenista kek, yang penting ada kegiatan yang positif lah..".
Namun sepertinya singkong keju akan kurang sreg kalo tidak ditambahkan...
Keju donk. maka aku segera berlari ke warung Mbok Jum untuk beli keju bungkusan.
Sesampainya disana aku langsung bertanya: "Mbok, ada keju?". Lalu dia menjawab dengan kerasnya: "APA? KONDOM?".
"iya, kondom juga gpp deh!" trus dasar mbok Jum..yg ada dia malah ngasih...
Odol. sableng tenan nih mbok jum. Udah budeg eh pikun.
Tapi biarlah, Mbok Jum memberiku odol pasti bukan karena ketidaksengajaan. Pastilah semuanya sudah diatur oleh yang Di Atas sana.
akhirnya aku pulang kerumah untuk menikmati singkongku tanpa keju. hiks sedihnya. aku bertekad makan sebanyak-banyaknya, supaya aku cepat kentut..
bukan kentut yg ada malah gelegean mulu! knapa sih ini gas ga mau keluar dari bawah?? aku sudah mulai sensi.
Tiba-tiba tanpa sadar muncul suara, "Bruttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt....bruttttttttttttttt,".
Reaksi pertamaku mendengar suara itu adalah senang. Tapi reaksiku kemudian adalah kecewa. Ternyata bunyi itu berasal dari odol yang tidak sengaja kududuki.
Odol itu memanjang dan keluar dari tubenya. Tampak berceceran di seluruh ruangan. Mbok Jum sudah tidak sabar lagi, diambilnya pel lalu dipelnya seluruh ruangan dengan semangat 45.
"MERDEKA!! MERDEKA!!", sambil mengepel ia berteriak-teriak. Mungkin dulu Mbok Jun adalah salah seorang pejuang 45. Aku merasa bersalah telah mengotori seluruh ruangan ini.
Dengan sabar dan telaten aku bersihkan odol dengan sikat gigi, supaya lantai tetap putih berseri.
Teriakan "MERDEKA" dari mulut Mbok Jum masih saja mengiang di telingaku. Membuatku semakin bersemangat untuk..
mencari cara agar kentutku bisa keluar. Mbok Jun yang sudah tua saja masih bersemangat untuk merdeka, maka sudah sepantasnya aku mencari kemerdekaan kentutku sendiri.
andai saja diberi bantuan atau petunjuk secuil saja tentang "HOW TO GET KENTUT", berharap ada ebook tentang ini. Oh Tuhan, tolonglah..."MERDEKA" dan masih saja teriakan itu terngiang ditelinga dan otak ini.
Mbok Jum teringat akan kenangan masa lalunya yang penuh dengan kentut, apalagi saat pacaran dulu.
aku beranjak menuju gramed mencari buku "How to get Kentut".
Di tengah perjalanan, bus yang aku tumpangi mengerem mendadak "Pessssssstt...". Sial! Bahkan bus pun, yang jelas-jelas bukan makhluk hidup, meledekku dengan semena-mena.
Dan sesaat itu juga setengah penghuni bus KENTUT berbarengan! Setengahnya lagi tentu saja kebauan dan turun dari bus. Oh.. sungguh aku merindukan kentut.
sampai gramed, aku melihat sudah ada satu section baru khusus untuk buku2 kentut..selain buku 'how to get kentut' aku jg menemukan buku 'kentut untuk pemula' dan 'berkreasi dengan kentut' ..jd bingung mau beli yg mana..
Akhirnya mataku terpaku dengan buku: "Fart for Dummies". Hm.. sepertinya buku yang cocok untukku. Aku langsung pulang, duduk dengan tenang dan mulai membuka bab pertama. Isinya seperti ini:
"anda punya masalah dengan kentut??" ketik REG (spasi) NAMA (spasi) TANGGAL ANDA TERAKHIR KENTUT! Ki Jono Bono akan menjawab smua keluhan anda! "BAH! SALAH BELI BUKU WOY!" umpatku dlm hati..
Kulemparlah buku itu ke lantai. BAKKK BUKK BAKK BUKK! lalu aku baru sadar, ternyata dibuku itu ada bonus DVD! wah, menarik ni.. coba kita masukkan ke DVD Player yang aku dapat saat apply kartu kredit Bank BSA (Bank Suka-suka Aja). Weks! ternyata..
EXTREME CLOSE UP MUKA KI JOKO BONO! AAAAARRRGHHH..CILAKA DUA BELAS!!
Bah! langsung ku cepetin ke bagian berikutnya. Hm.. ada cewe cakep ni berbicara dengan nada yang sangat merdu! Bikin aku ingin kentut.. Disana dia bilang: "Langkah pertama: makanlah singkong..". Meh, udah tadi.. next! Ok, chapter 2 ni..
"Setelah itu, pergilah ke bawah pohon bambu pada jam 08.08 kemudian nungging selama 8 jam lama nya.
Jika dilihat oleh orang-orang sekampung, bilang saja lagi syuting sinetron baru: Mengejar Kentut Mas-mas.".
atau titi kumal Mendadak Kentut.
hmm.. idenya oke juga, tapi kan perlu ada yang jadi titi kumalnya biar lebih oke, kira-kira siapa ya?
"Mbo Jum aja, cocok kali ya.. hahaha..", seru ku.
kemudian aku pun memanggil mbo jum yang masih asyik berteriak "merdeka!!!", mbooook!!!
"Mboookkk!! Sini Mbok!!", aku terus memanggil si Mbok. Begitu tiba di dekatku ia langsung berteriak "MERDEKA!!! Ada perlu apa mas? Mau beli kondom lagi?".
"Aduduuu kondom kondom, bukan laaa.. Mo masuk TV ga?".
"Hah?? Masuk WC?? Ngapain mas? Mas jangan macem-macem ya, jangan mentang-mentang saya uda tua, mas seenaknya gitu!!", jawab Mbok Jun marah.
... "ini mboknya budeg apa agak sedikit kurag cerdas?" pikirku. Bukan gitu mbok, saya cuma mau minta..
mbak nemenin saya nunggu disamping pohon bambu biar ga keliatan aneh. Kalo sendirian kan dikira orang aneh, kalo bareng-bareng kan enggak!".
hah? mau nungging di samping pohon bambu? emang mau buang air?
Aku pun menjawab "Bukan mo buang air mbok, mo kentut! :D Sama itu juga rahasia mendapat kekayaan tiada tara!" Balasku, mudah-mudahan mbok jumi terajak dengan rayuan itu..
begitu mendengar kata2 kekayaan tiada tara..mbok jum matanya lgsg berbinar2, dann BRUOOOOTTT...aaaarrghh, mbok jum meneyrobot kentutkuuu!! gagal maning, sooonnnn!
Setiap detik Mbok Jum mengeluarkan kentutnya dengan berbagai irama, dari nada rendah sampai nada tinggi, akupun sangat iri mendengarnya.
Mbok Jum sudah tidak tahan lagi, ditelponnya 911 untuk melaporkan segala kejadian aneh tersebut. Ia merasa ada kekuatan mistis yang menggerakkan dirinya tanpa sadar. Sementara itu, ruangan itu bergetar. Mbok Jum merinding, bulu kuduknya berdiri.Hiiii.
ternyata yang berdiri bukan cuma bulu kuduknya..
Tapi juga bulu kakinya! dan juga bulu jenggot yang hanya 1 biji di kutilnya yang sudah dipelihara dan menjadi ciri khas keluarga besar mbok Jumi.
Dari balik pohon bambu keluarlah sesosok makhluk yang sangat aneh, mempunyai 6 kepala 1 tangan 8 pantat, dan 8 pasang kaki...
itu kembar siam ga jadi.
Dari setiap pantatnya keluar gas kentut yang sangat bau dan keluar tanpa henti seperti asap dari kendaraan bermotor yang sedang melaju.
"Buset dah mahkluk itu. mahluk apaan ya.. maruk bener pantatnya aja ada 8 dan aktif semua. aku aja punya satu doank tapi non aktif", batinku.
"Itu adalah gendruwo kentut" Ujar Mbok Jum.
aan mulai mendekati genderuwo itu, siapa tahu bisa di bagi satu kentut.
"Ada apa anak muda? Kenapa kau membangunkanku siang-siang begini?", Genderuwo tersebut mulai berbicara. Siang-siang? Mungkin tengah malam di duniaku adalah siang hari di dunia mereka, begitu pikirku.
"Tiba-tiba sekumpulan gas kentut datang dari atas langit berwarna hijau dan menyelubungi diriku.
SMS dari bung Joko menghampiri ponselku. bunyinya "Kentut terdiri dari Unsur NH4 Amoniak, gampang dibuat dengan cara memisahkan gas Nitrogen dan Hidrogen lalu mencampurkannya kembali. Ini kiriman Kentut dari saya".
Kemudian aku mencoba memisahkan gas NH4 itu dengan jurus "Pemisah Unsur" yang diajarkan oleh mbok Jum. Berhasil sekarang gas nitrogen menyelubungi tangan kiriku, dan hidrogren menyelubungi tangan kananku.
Langsunglah aku teringat pada lagu: "Nitrogen, di tangan kirimu. Hidrogen, ditangan kananmuuuu. Aku tak tahu apa yang dapat kau berikan padakuuu". Lagu itu populer sekali dikalangan kentuters indonesia jaman dulu.
Ah tidak2 (sambil geleng2 kepala) aku makin meracau sajamungkin karena bau tengik kentut ini. Aku harus kembali fokus untuk menghancurkan gendruwo tak punya kemaluan eh tak tau malu itu.
tapi tiba-tiba aku kebelet eeq, wah gimana ini?
Apakah ini tanda? Tanda bahwa akhirnya aku bisa kentut? Aku mulai menjulurkan pantat kebelakang dan dengan muka penuh harap dan sekuat tenaga aku berusaha.. trusssss....
Yang keluar hanyalah kepaket tahi yang mulus, anehnya tidak ada suara apapun, sedikitpun gas kentut tidak keluar dari anusku, sial sekali.
"heh! kalo mau buang hajat jangan di sini! kalo kentut doang boleh! ga sopan!" genderuwo kentut itu berkata.
"Ya saya bisanya cm gini mas, nda bisa kentut, bisa ajarin saya cara kentut?" tanyaku.
"Coba baca mantra ini....gual geol gutak gitek gual geol gutak gitek..." kata genderuwo sambil menggerakkan pantatnya seperti ngebornya Inul..
Pantatnya bergerak memutar laksana raja ngebor, entah dari mana tiba-tiba terdengar lagu Aura Kasih "Mari Bercinta", dan genderuwo itupun berjoget dan menyanyi laksana penyanyi dangdut yang sedang ngetren.
Duh, menjijikkan sekali si gendoruwo kentut, cuma mau baca mantra aja ribet banget gini," kataku dalam hati sambil menutup mulut dan memegangi perutku karena tiba-tiba mules, bukan mules mau kentut, tapi mules dengan tingkah menjijikkan si Gendoruwo.
Sementara si genderuwo joget2 sendiri, aku menyalakan rokokku kemudian menonton goyang dombret si genderuwo sambil tepuk tangan. Sementara itu mbok Jum...
malah ikut-ikutan gila dia malah naik keatas pohon lalu dia melakukan goyangan dangdut yang sungguh sangat erotis diatas sana sambil sekali-kali kayang.
Di tempat itu suasananya sungguh kacau bak di panggung pentas dangdut, tapi ini benar-benar tidak jelas, tiba-tiba munculah...
Pak RT, terlihat mukanya sangat merah menahan marah, sepertinya mulutnya siap meledakkan kata-kata amarah. Semua diam dan berkeringat dingin tak kecuali si Gendruwo. Tapi tiba-tiba Pak RT berkata: "aiiiih ada apa syih iniii? Kok ndak ngajakin eke...".
Tanpa banyak bicara, pak RT pun ikut berdansa dan menari berpasangan dengan genderuwo, sungguh menjijikan. Semua menari sambil kentat kentut "Bratt... Brottt" hanya aku sendiri yang tidak kentut. Sungguh malang nasibku.
sejenak aku ikut berusaha ikut menikmati pesta dansa nista itu, tapi batinku sungguh tersiksa. Semua orang begitu menikmati tarian sambil berkentut ria. Akhirnya aku pergi saja diam-diam dari situ menuju...
Kamar mandi,,,,, kulihat wajahku dalam cermin.... kupandangi lekat paras wajahku.... tidak beda jauh dengan orang normal....bedanya aku tak bisa kentut... "ADUH KENTUT!!!!!" coba saja namaku I Gede Kentute pasti aku sudah jadi sorotan kamera semuanya.
Kentut oh kentut.............. datanglah padaku, OHHHHHHHHH TUHAN BERIKANLAH AKU KENTUT!!!!!!!! Tiba-tiba seberkas cahaya kuning keluar dari anusku.
Ternyata tanpa sengaja saat tadi sedang berpesta dan berdansa, pantatku menduduki Lampu Senter cap Kelap-Kelip. Cahaya itu berpendar ke seluruh ruangan dan membuat semua orang terkesima sehingga mereka semua berhenti berdansa. Sedetik kemudian,
pintu kamar mandi di gedor keras keras oleh Ibu kost yang ikut ke pesta itu.
Kubuka pintu kamar tersebut dengan hati-hati. Kulihat di balik pintu sesosok raut ibu kostku dangan kedua bola matanya menatapku tajam. "Nak, aku telah menemukan jawaban dari masalah yang kau alami.".
Tiba-tiba si genderuwo melompat ke arah ibu kost dan menampar kepala ibu kost sampai kepalanya berputar 360 derajat. Kepala ibu kost terus berputar dengan kencang sampe akhirnya terlepas dari tubuhnya dan terbang tinggi kemudian nyangkut di pohon.
"Ha ha ha .... kamu tidak akan pernah tahu jawabannya. Ini adalah kutukan. Kamu tidak akan pernah bisa kentut selamanya !!!" teriak si genderuwo menyeramkan tersebut. Aku terbelalak dan terjatuh ke belakang, seketika itu juga genderuwo menghilang.
Kemudian dari lubang jamban keluar sesosok makhluk aneh lagi, yaitu...
sadako.................... hantu cewek tersebut keluar dari jamban. Sambil terkejut aku pun mulai komat-kamit dan berpikir "bukannya sadako keluar dari sumur ??? kok ini malah keluar dari jamban ??? ".
Tapi sadako ini ukurannya jauh lebih kecil dari sadako yang ada di film itu. Yang paking mencolok adalah pantatnya yang besar. Keluar dari jamban sadako pun kentut dengan suara yang sangat nyaring "PRIIIIIIIIIIIIIIIIIIITTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTT".
"Jangan takut. aku bisa membantumu. Kutukan yang menimpa dirimu hanya sementara. Ikutilah petunjukku apabila kamu ingin sembuh dari kutukan ini" kata hantu cewek tersebut.
"apa yang harus aku lakukan sadako ?? supaya aku bisa kentut lagi ??? ".
"Kamu harus membantuku terlebih dahulu untuk menyingkirkan bedebah pak RT yang sudah mengurungku dalam jamban yang bau ini".
"p..pak RT ? apa..yg diperbuat pak RT terhadap dirimu hingga kamu bisa berakhir di jamban ini ?".
"Pak RT iri akan pantatku yang besar ini" kata sadako sambil menunjukkan pantatnya yang besar.
"Dia tidak suka bila ada orang yang pantatnya lebih besar dari pada dia".
"ok sadako......... akan aku bantu engkau utk balas dendam, tetapi apa buktinya kalau kamu bisa membebaskan kutukanku ??? tanyaku.
"Kamu lihat ibu Kostmu yang tewas terpenggal itu ? Dia juga menerima kutukan yang sama dengan dirimu. Dan akulah yg berhasil menyembuhkannya. Semuanya ini berawal dari Genderuwo sialan itu. Dialah yang memulai mata rantai kutukan ini.
"Berarti untuk menghilangkan kutukan ini aku harus membunuh genderuwo itu?" tanyaku.
"tidak usah" jawab sadako............
"hmphfff....membunuh Genderuwo ? menyentuhnya saja belum tentu kau bisa. Sudahlah aku hanya meminta kau untuk membalaskan dendamku kepada pak RT biadab itu".
"Baiklah" kataku.
Ku mulai menyiapkan peralatan tempur ku seperti...........
bambu runcing, golok, senapan angin, dan ketapel.
bawang putih,bawang merah,biji sawi dan jarum tak lupa kusiapkan juga.
Tidak lupa ku menggosok gigi sebelum bertempur dengan Pak RT agar nafas tetap segar.
ternyata salah satu pengarang sudah mulai mengantuk dan tidak ikut storyline nya..... musuh kali ini adl genderuwo bukan pak RT.
Bukannya Sadako memintaku untuk membunuh pak RT, saya jadi bingung.
ooooooooo iya......... maafkan aku sadako.... berarti aku salah siapin alat tempur.
Dari kejauhan pak RT nan lalim dan kejam menatap dengan seksama. Tampak dari raut wajahnya dia sedang mempersiapkan kejutan yang berbahaya.
Di keluarkannya sebilah katapel dari balik sakunya yang sedikit berlubang, diambilnya sebongkah batu kecil untuk dijadikan peluru, kemudian dia bersiap-siap untuk membidik, dan...
tiba-tiba pak Rt sudah mengambil posisi kuda-kuda sambil berkata ........ "HENSHIN".
"Lalu dia memasukkan kartu bergambar katapel ke dalam slot kartu yang ada di sabukknya, lalu berubah menjadi...
monster raksasa bertanduk ketapel.
"DUAR!!!" ketapel raksasa tersebut ditembakkan ke udara. Semua bangunan di sekitarnya mendadak berguncang hebat. Peluru ketapel tersebut melontar dengan liar ke udara. Di selimuti lidah api yang menyala-nyala peluru tersebut mengarah ke satu sasaran.
"Gila hebat juga pak RT ini" ujarku sambil melongo.
Bola api mengeliat-geliat menjalar kesana kemari. Arahnya sudah dekat sekali dari hadapanku. Aku harus segera menghindar kalau tidak mau jadi telor dadar penyet.
Dengan gaya ala Jackie Chan akupun melompat ke sana kemari menghindari bola apa itu, akupun meraih tongkat yang ada di dekatku, dengan lincah aku melompat ke arah pak RT.
"Kamen kick" teriak ku....................
Tunggu aku tidak bisa mengeluarkan jurus kamen kick, karena itu jrus dari kamen raider. Untuk mengeluarkan jurus itu saya harus berubah menjadi...
pahlawan bertopeng................ hehehehe..... seperti sinchan menirukan gaya pahlawan bertopeng.
Akupun berubah menjadi pahlawan bertopeng yang siap menghajar pak RT.
"Shoo.. Ryu Ken..!!" ucapku. Aku lupa jurusnya siapa itu.
"Ha do ken!!" lupa juga itu jurus siapa..
"Jurus monyet mencuri mangga" Pak RT mengeluarkan jurus andalannya.
Tapi sebelum pak RT berhasil mengeluarkan jurusnya, mbok Jum yang dari tadi masih nongkrong di pohon bambu datang dan berteriak..
"HENSHIN".
jadi apa mbok JUM ????
"Jadi Ksatria Tahu Baja" kata Mbok Jum sambil meringis.
Meringis sambil mbetulin Kumis, kumis ama rambut ikut tipis. kemudian Gendrowu mati.
Genderuwo belum mati, maklum pengarangnya agak aneh. Mboh Jum mengeluarkan tahu kotak dari balik kaos kakinya yang bau amis.
genderuwo dengan kasar mengambil tahu itu.
Mengapa tiba2 ada genderuwo? bukannya dia sudah menghilang, musuh kita kali ini adalah pak RT.
huahahahahahahahhaa. . . . tawa pak rt mengejek. . . .
gendruwo itu adalah anak buahku.... kata pak RT.
Celaka, 2 lawan 1 bagaimana ini?
Tidak apa2, pak RT sudah punya jurus bango andalannya. Dan juga kalo jurus bango tidak mempan, dia akan memakai jurus langkah seribu.
Juga jurus kentut aroma sambel ijo yang merupakan jurus pamungkas.
aku dan mbok jum pun segera mengeluarkan jurus gabungan kami, yang diciptakan khusus untuk orang yang tidak bisa kentut, yaitu.
"Jurus Tembakan EEQ polos tanpa kentut".
bak keanu reeves di film the matrix, pak RT pun menghindar, tetapi tembakan itu mengenai..
Genderuwo yang sedang mangap, dan tahi itupun masuk ke mulutnya.
lalu genderuwo itu pun langsung menelan benda itu dan berkata "wuih, ini mas gurih! Top Markotop".
"Lagi dong.... nguk...ngung.... heh heh heh..." Si genderuwo ketagihan dengan tahi itu dan bertingkah seperti anjing yang minta makan.
"Wah susah ini mas.." seru mbok Jumi yang kebingungan. "Mari kita bergabung mbok!" kataku, dimana aku meyarankan ilmu terakhir kami yang paling dasyat yang terinspirasi dari dragon ball. "FUSIONNNN!!!".
Taraaaaa..................... Jadilah Juminten si Pendekar Bau Pesing dari Selatan dengan ajian kapak 212 andalannya.
Kapak itu bila dilempar keudara akan menjadi 212 buah dan mengejar musuh dan memapaknya tak habis-habisnya...
Sampai termutilasi menjadi 212 bagian. Wuih lebih ngeri daripada mutilasi Ryan.
lalu juminten pun mulai mengangkat kapak nya dan akan melemparkannya ke . . . .
pohon kelapa di sebelah rumah pak RT yang ternyata...
buanyak buahnya sekitar 212 buah yang slama ini pak rt kesusahan buat memetiknya.
Juminten pun mengambil satu dari 212 buah kelapa yang terserak di tanah dan memakan kulitnya, dan seketika Juminten sakit perut dan dia mengetahui bahwa akhirnya dia mendapatkan jurus kentut mutakhir untuk mengalahkan genderowo. dan dia pun siap2...
diambilnya ancang2, nafas dalam... dan "Brrooootttttt!!! Duttt, duttt!!! Gedubrakkkkkk!!" Semua perabotan dan meja kursi beterbangan terkena kentutnya yang sekeras puting beliung.
Juminten pun kegirangan "Akhirnyaaa!!!! Hidup kentut...kenttuuutt!!! Yeah!!!". Tapi Juminten baru menyadari dampak setelah ia kentut setelah ia melihat sekelilingnya. Tiba-tiba datang seseorang lalu berkata..........
hey KAMU!!!!!!!!!!
knp manggil?? mau minta tanda tangan???
siapa yang minta tanda tangan?? ribut-ribut di depan rumah orang! teriak Bu RT yang dari tadi sedang asik masak kolak buat buka puasa.
"brroooottt!!!!!!!!!!!".
HAH?? Siapa itu yang kentut? Apakah akhirnya aku bisa mengeluarkan kentutku? Segala macam pikiran berkecamuk di otakku.
"bukan" "itu punyaku" kata simbah2 di sebelah ku yang ku tak tau sejak kapan dia ada disana...
Kentut itu menghamburkan semua yang ada. Banyak orang bergelimpangan, pingsan.
wah kapan ku miliki kentut yang seperti itu.
Kentut itu memang bikin banyak polemik. Sebaiknya kita harus introspeksi sebelum kentut. Dan begitulah cerita tentang kentut. TAMAT.
Eth Juminten tunggu dulu, ini kapakmu aku pinjam untuk belah kelapa.
Tamat tulisan tok, pembuate mana ni? Abis itu aku pinjem kapaknya buat motongin rumput di taman.
Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.
PiggyluvHan: apaan seh...
Aria Rajasa: Hahaha, arahnya masih lom jelas kemana :p
PiggyluvHan: aku jg bingung. hehe. nyambung terus aja.
gde sebayu: lanjutt.........
Aria Rajasa: edited: Pohon bamb -> pohon bambu. Betul kan ya?
aldiansyah: fart for dummies, hahaha...
Pelangindah: eh ini teh meuni aneh c,,
goenrock: wadhuh kok si Ge, maksud saya si gendruwo, tapi textnya kebanyakan, tulung edit ya mas :)
Zhuzaku: wkwkwkwkw henshin katanya
jenkplanet: parahhhh !! haha
Zhuzaku: lama2 koq malah jadi pertempuran para ksatria aneh
Zhuzaku: mana unsur kentutnya
PecasNdahe: Gendruwo maksude
ruri: kentut...?? nah itu...yang mana ;)
Aria Rajasa: Wakakak tamat yang aneh.. bolehlahh
angel under fire: sialan gwa kira true sory
Aria Rajasa: masa iya true story toh mas...
Udique: sebaiknya cerpen ini dikirim ke majalah sastra khusus untu orgil