"Di tengah perjalanan, bus yang aku tumpangi mengerem mendadak "Pessssssstt...". Sial! Bahkan bus pun, yang jelas-jelas bukan makhluk hidup, meledekku dengan semena-mena...."
—Tuhan, berikan aku kentut
""Maaf mbak," ucap Mila terbata-bata, "...sa..saya.. saya.." Mila tak sanggup meneruskan ucapannya. Terlihat di pipinya mengalir setetes air mata. Mbak Dewi terkejut dan berusaha menenangkan Mila dengan memberikan hair dryer...."
—Cintaku di Gang Sempit