Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

WAH! Ternyata Anak Nakal Miliki Pendapatan Lebih Tinggi Ketika Dewasa

RedaksiOne - Apakah anak Anda nakal? Anda tahu mereka sebenarnya memiliki hati yang baik dan Anda mencintainya. Tapi mereka tetap membangkang, tidak mematuhi Anda. Mereka membuat Anda stress dan hampir frustrasi.

Sebelum Anda mempertimbangkan sekolah dengan disiplin tinggi untuk anak nakal itu, sebuah studi baru dalam pengembangan psikologi menunjukkan bahwa anak nakal Anda akan tumbuh lebih baik dari pada temannya yang diam-diam saja.

Para peneliti dari University of Luxembourg, University of Illinois dan Free University of Berlin melacak data 745 orang di Luxembourg dari abad ke 12 ke 52, dan menemukan bahwa orang-orang yang menentang otoritas seperti anak-anak cenderung memiliki penghasilan lebih tinggi saat orang dewasa.



“Melanggar aturan dan menentang otoritas orang tua adalah prediktor non kognitif pendapatan tinggi yang terbaik setelah menghitung IQ, status sosial ekonomi orang tua, dan capaian pendidikan,” kata studi itu seperti dilansir dari laman Yourtango, Rabu (12/8).

Ternyata anak-anak yang menantang orang tua mereka cenderung tetap bersekolah dalam waktu lama dan lebih mungkin untuk mengejar pendidikan tinggi. Hal ini harus dicatat bahwa kesuksesan bekerja telah diukur oleh peneliti menggunakan sebuah indeks ranking karier berdasarkan status sosial ekonomi dan martabat.

Para peneliti mengangkat beberapa teori tentang mengapa kesimpulan mereka mungkin akan terjadi. “Kita mungkin beranggapan bahwa siswa yang mencetak gol tinggi pada skala ini akan mendapatkan pendapatan yang lebih tinggi karena mereka lebih bersedia untuk lebih menuntut saat titik kariernya kritis, seperti saat negosiasi gaji atau kenaikan gaji,” tulis para peneliti.

Ada juga alasan penting lainnya anak penentang dapat tumbuh menjadi penghasil uang yang besar. “Kita juga tidak bisa mengatur individu yang kemungkinan besar menyukai atau bersedia merusak aturan mendapatkan pembayaran yang tinggi untuk alasan yang pantas."