Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Hanya 45 hari kamu di dunia, maafkan bunda, hanya udara buruk itu yang tersedia

Kabut asap sisa kebakaran hutan masih mengganggu kualitas udara di sejumlah wilayah Riau. jarak pandang di Pekanbaru menurun hingga 1000 meter, Rengat 100 meter, Dumai 500 meter dan Pelalawan 500 meter.
Terkait kabut asap, salah seorang netizen mencurahkan rasa sedihnya di akun Facebooknya terkait meninggalnya seorang anak yang masih berusia 45 hari.
Akun yang bernama Maimon Herawati ini menuliskan:
   
“Keysa Putri. Selamat jalan, Ananda. Hanya 45 hari kamu di sini. Dan sudah kembali padaNYA.” tulisnya pada Kamis, 22 Oktober 2015 lalu.
“Keysa Cinta, Maafkan, hanya udara buruk itu yang tersedia. Hingga paru-paru mungilmu mengerut, Tersengal-sengal engkau jadinya, hingga tiba masamu pergi” lanjut Maimon.
Kita sebagai pembaca akan merasa lebih sedih saat membaca tulisan selanjutnya dari Maimon ini. Bagaimana tidak, Maimon seakan ikhlas dan menggambarkan kondisi Keysha di syurga,
“Putri Cantik Keysa, di surga nanti kau bebas tertawa. Menghirup udara segar sepenuh dada. Harapku, Nak Sayang
Ayahanda dan ibunda diberikan kesabaran berlipat ganda…. Karena kepergianmu tak seharusnya begini luka….” lanjutnya.
Di akhir tulisan, Maimon menuliskan lokasi mereka dimana Keysha meninggal.
“Keysa…
*
Meninggal, tadi siang dikuburkan. Tarai Gading, Kubang Raya….Pekanbaru”
Foto Keysa yang diunggah Maimon di Facebooknya
Tutupnya mengakhiri tulisannya itu.
Curahan hati Maimon di Facebook ini pun telah dishare oleh ribuan orang dan banyak yang berkomentar bahwa ini merupakah tiket ke Syurga,
Alhamdulillah….!! melalui kabut asap ini sbg asbabnya, Allah tlah sediakan “Tiket” ke syurga bagi kedua org tuanya. modalnya adalah sabar dan ikhlas.. ukthi….smile emoticon. Allah tlah mnjanjikan tempat berkumpul kelak yaitu “Baitul Hamdi” (rumah idaman) di JannahNya yg agung.  tdk mudah mmg saudariku….tp kita harus berusha, kami doakan sll smg kita /ukti kuat krn Allah ..aamiin. #afwan yaa…kl komentnya berani bgt, krn kami jg prnh mengalami 2 thn lalu, ketika Allah mnjemput anak ke-2 kami usia 5 th yg sdg lucu2nya. Smg Allah” tulis Harmaini mendo’akan.
Banyak juga yang berkomentar, semoga orang tua diberi ketabahan dan semoga ini menjadi korban terakhir dikarenakan asap,
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun… semoga orang tuany diberikan kesabaran. Dan ini mnjadi korban terakhir, aamiin” komentar Diah.