Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Taukah Anda 80% Penyebab Maag adalah Stress? Hindari Stress jika tidak ingin menderita maag!


Sakit pada ulu hati/lambung seringkali  dianggap ringan dan dianggap sebagai penyakit akibat telat makan. Padahal sakit maag bukanlah penyakit  telat makan saja. Lebih dari itu, bahkan sakit maag bisa menjadi penyakit serius yang memiliki dampak serius dan mematikan. Sakit maag juga bisa terjadi karena stres. Bahkan stress adalah  salah satu penyebab utama timbulnya sakit maag.


Penggolongan Sakit Lambung/Maag

1. Sakit Maag Fungsional :

Sebanyak 80 persen sakit maag yang terjadi di Indonesia merupakan jenis sakit maag fungsional. Dimana maag jenis ini terjadi bukan akibat adanya gangguan saluran pencernaan, melainkan karena sebab lain seperti stres, kurang tidur, beban pekerjaan dan makan tidak teratur. Sakit Maag Fungsional inilah yang masuk kategori Penyakit Psikosomatik yaitu Gangguan psikis yang menyebabkan gangguan pada soma/tubuh seseorang.

2. Sakit Maag Organik :

20 persen sisanya termasuk sakit maag jenis organik yang terjadi karena adanya kelainan pada saluran pencernaan seperti luka pada lambung karena kuman H. Pylori yang menyerang lambung. Timbul muntah2 hebat, kadang timbul muntah darah.

Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa kasus sakit maag yang terjadi di Indonesia sebagian besar terjadi bukan karena gangguan saluran pencernaan, melainkan faktor lain termasuk stress,insomnia dll.

Stres merupakan gangguan psikis karena beban tertentu seperti beban  pekerjaan, beban hidup, kebutuhan hidup kurang  yang menyebabkan seseorang cenderung malas dan tidak bernafsu untuk makan. Nafsu makan yang menurun ini menyebabkan seseorang cenderung tidak makan tepat waktu. Akibatnya terjadi kekosongan pada lambung lebih dari 8 jam.. Padahal lambung telah memproduksi asam lambung untuk mencerna makanan. Akibat kekosongan ini menyebabkan asam lambung menggerus dinding bagian dalam lambung sehingga menimbulkan luka, iritasi atau peradangan pada dinding lambung hingga  menyebabkan timbulnya sakit maag.

Stress yang berlebihan akan menyebabkan timbulnya Anxietas (kecemasan) bahkan Depresi. Hal ini akan semakin memicu tubuh untuk memproduksi asam lambung secara berlebih melalui system syaraf otonom ( saraf tak sadar),  Produksi asam lambung yang berlebih inilah yang semakin menyebabkan peradangan lambung dan yang menyebabkan sakit maag.

Saat stres hormone adrenalin dalam tubuh juga meningkat. Meningkatnya jumlah hormone adrenalin ini meningkatkan pula produksi asam lambung meningkat yang menyebabkan munculnya sakit maag. Tak hanya itu, stres dan perasaan negatif lainnya akan merangsang system syaraf simpatik yang akan mengakibatkan kesulitan dalam proses pencernaan makanan sehingga sangat beresiko untuk melukai lambung dan menyebabkan timbulnya sakit maag.

Sakit Maag juga bisa juga disebabkan oleh obat tertentu seperti obat reumatik yang sering dikonsumsi untuk sakit persendian. Hal ini menjadi salah satu penyebab timbulnya gangguan pada lambung. Bahkan, pada keadaan yang cukup berat dapat timbul perdarahan pada lambung ……..

PANTANGAN UNTUK PENDERITA MAAG

Yang harus dihindari oleh penderita maag, seperti berikut ini:

  • • Obat Anti Rheumatik.
  • • Asap Rokok atau bau bahan kimia tertentu
  • • Minum Kopi berlebihan.
  • • Makan terlalu banyak coklat atau keju.
  • • Makanan pedas atau asam seperti cabe, sambal, jeruk dll
  • • Sayuran yang mengandung gas, seperti kol,sawi..
  • • Buah-buahan nangka, kedondong, durian dan buah dikeringkan.
  • • Minuman bersoda atau beralkohol.
  • • Stress

Penderita maag harus membiasakan makan yang teratur. misalnya, jika hari pertama makan jam delapan pagi, usahakan hari berikutnya juga makan jam delapan pagi. Demikian juga dengan makan siang dan malam. Sehingga lambung menerima makanan di waktu-waktu tertentu dengan baik, benar dan teratur.