Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Jokowi ke Pedagang Rumahan: Insyaallah Omzet Agustus Naik

Jokowi ke Pedagang Rumahan: Insyaallah Omzet Agustus Naik


Presiden Joko Widodo menggelar dialog bersama pedagang yang mendapatkan hibah Rp2,4 juta untuk modal kerja di tengah pandemi virus corona.

Dalam dialog tersebut Jokowi membesarkan hati para pedagang agar optimistis omzet bisa mulai membaik di masa mendatang.

Dia tidak memungkiri saat ini omzet memang anjlok karena permintaan sedang turun.

"Tapi Juni saya lihat data mulai naik lagi. Insyaallah, Juli Agustus juga akan naik lebih tinggi. Jadi kami harapkan omzet normal lagi," ujarnya, Jumat (24/7).

Jokowi pun memaparkan imbas corona tak hanya kena pelaku usaha kecil dan menengah. Namun, pelaku usaha besar pun kena dampak.

"Yang kena pun bukan hanya Indonesia. Tapi 215 negara dengan kondisi mirip-mirip kita. Bahkan ada yang lebih parah dari Indonesia," papar Jokowi.

Jokowi pun membagikan bantuan sebesar Rp2,4 juta per orang untuk para pedagang.

Harapannya, uang modal kerja yang dibagikan cukup untuk menambah modal usaha yang dimiliki.

Dia pun mengingatkan agar pedagang tetap bersyukur walau omzet masih belum kembali pulih.

"Cobaan yang harus dihadapi dengan berusaha lebih keras lagi. Jadi jangan ada kata-kata menyerah," ucap Jokowi.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan memberikan bantuan kepada 12 juta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Setiap pelaku UMKM mendapatkan bantuan senilai Rp2,4 juta.

Bantuan tersebut akan diberikan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPBD).

"Pemerintah memberikan bantuan kredit modal kerja yang bentuknya hibah. Itu besarnya untuk 12 juta masyarakat dan besaran hibahnya adalah Rp2,4 juta," ujarnya, Kamis (23/7).

Untuk diketahui, pemerintah mengalokasikan dana khusus untuk penanganan virus corona di dalam negeri senilai Rp695,2 triliun. Khusus untuk UMKM, pemerintah menyiapkan Rp123,46 triliun.

Airlangga mengatakan bantuan itu diberikan dalam berbagai bentuk insentif bagi UMKM terdampak covid-19.