Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Mujenih, Petugas KRL yang Kembalikan Rp 500 Juta Diangkat Jadi Karyawan Tetap dan Diberi Bonus Berlimpah

Mujenih, Petugas KRL yang Kembalikan Rp 500 Juta Diangkat Jadi Karyawan Tetap dan Diberi Bonus Berlimpah


Petugas kebersihan KRL Mujenih yang menemukan uang Rp 500 juta di gerbong KRL dan mengembalikannya mendapatkan apresiasi atas kejujurannya. Dia diangkat menjadi karyawan tetap di PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI).

Acara pemberian penghargaan ini dilaksanakan di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (13/7/2020) dan disiarkan di YouTube. Selain Mujenih, petugas pengawalan di KRL Egi Sandi juga diangkat jadi karyawan tetap PT KCI karena bersama Mujenih menemukan dan mengawal pengembalian uang setengah miliar rupiah tersebut.

Menteri BUMN Erick Thohir di kesempatan tersebut mengapresiasi aksi Mujenih dan Egi Sandi. Menurutnya apa yang dilakukan keduanya luar biasa.

"Apa yang dilakukan Mas Egi dan Mas Mujeni ini sesuatu yang luar biasa buat kita," katanya.

"Kemarin ketika beritanya ada di mana-mana, saya rasa ini poin yang sangat bagus yang kebetulan kami di BUMN juga punya prinsip bahwa ahlak harus menjadi landasan utama, dan ini tidak mau menjadi lip service," sambungnya.

Erick mengatakan, aksi Mujenih dan Egi mengembalikan uang Rp 500 juta yang ditemukan di KRL Bogor itu bisa menginspirasi. Terutama bagi para pimpinan di BUMN agar terus menjaga amanah agar berhasil memimpin.

Selain diangkat jadi karyawan tetap, Mujenih dan Egi juga mendapatkan bonus berupa paket data selama satu tahun, asuransi dan lain-lain.

Erick berharap keduanya bisa memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik.

Mujenih merasa sangat bersyukur aksinya mengembalikan uang Rp 500 juta milik penumpang itu diapresiasi. Dia bersyukur kepada Allah SWT dan juga berterima kasih pada Erick Thohir dan jajaran BUMN.

"Saya enggak nyangka apa yang saya lakukan dihargai sebesar ini. Sekali lagi terima kasih," ujar Mujenih.

Sebelumnya, saat bertugas menjaga keamanan dan kebersihan kereta Commuter Jakarta-Bogor, Senin, 6 Juli 2020, Egi dan Mujenih menemukan kantong plastik hitam berisi uang tunai Rp 500 juta di kolong bangku prioritas salah satu gerbong.

Tanpa pikir panjang, keduanya pun menyerahkan uang tersebut kepada petugas passanger service yang membantu mengembalikannya kepada sang penumpang.