Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Operasi Lalu Lintas Besar-besaran Bakal Digelar Mulai Hari Ini, Tutup Pentil WAJIB Ada

Operasi Lalu Lintas Besar-besaran Bakal Digelar Mulai Hari Ini, Tutup Pentil WAJIB Ada


Bagi Anda pengemudi mobil atau motor, harap ingat informasi penting ini.

Mulai Kamis (23/7/2020) Polda Jabar akan menggelar razia besar-besaran.

Razia ini diberi sandi Operasi Patuh Lodaya 2020.

Razia ini juga akan digelar di wilayah Kota Bandung.

Para pengendara sepeda motor diminta untuk taat dalam berkendara, mengutamakan keselamatan dan mengikuti protokol kesehatan.

Cek kelengkapan keselamatan kendaraan sebelum berpergian dan berkegiatan.

Sebab, tutup pentil pun akan dicek polisi.

Melintasi petugas yang menggelar Operasi Patuh Lodaya, pengendara diminta tidak menghindar karena akan berbahaya.

Kasatlantas ‎ Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo mengimbau warga untuk tak menghindari ketika ada razia polisi.

Apalagi, jika menghindarinya dengan cara melawan arus di jalan satu arah.

"Kalau ada operasi polisi jangan menghindar apalagi balik arah di jalan satu jalur hingga melawan arus. Itu sangat membahayakan pengguna kendaraan lain," ujar Kompol Bayu Catur Prabowo dalam Coffee Morning di Kantor Tribun Jabar, Jalan Sekelimus Utara, Kota Bandung, Selasa (21/7/2020).

Kejadian pengguna kendaraan balik arah dengan melawan arus di jalan satu lajur sempat terjadi di flyover Pasupati belum lama ini.

Melihat ada razia polisi, banyak pengendara roda dua yang balik kanan dengan melawan arus.

"Sempat terjadi kemarin di Pasupati. Ada razia, banyak yang menghindari dengan melawan arus. Jika terjadi kecelakaan, faktor utama kecelakaan yang akan kami kejar, diproses hukum," ujar Bayu.

Selain jangan balik arah dengan melawan arus, ia juga meminta pengguna kendaraan jangan meninggikan kecepatan melewati razia.

"Jangan ngebut untuk menghindari razia juga karena itu sama-sama membahayakan. Dalam berkendara di lalu lintas, harus menghindari hal-hal yang membahayakan," ucap dia.

Dalam Operasi Patuh Lodaya, polisi akan memeriksa kelengkapan kendaraan.

Kemudian, keselamatan berkendara serta disiplin protokol kesehatan.

"Untuk kelengkapan kendaraan itu harus lengkap. Contoh nih, tutup pentil, ini barang kecil dan hal paling sederhana. Pabrikan kendaraan bermotor itu menyertakan pentil dalam kendaraan sebagai standar kelengkapan. Kalau dirazia tutup pentil tidak ada kemudian ditegur, bukan berarti kami mengada-ada atau mencari-cari kesalahan. Tapi justru karena standar kelengkapan kendaraanya, ya, ada pentil," ujar Bayu.

Sementara itu, dalam operasi Lodaya kali ini, polisi akan menggandeng instansi terkait dalam hal ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam kaitannya dengan pendisiplinan warga dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Kalau ada yang kedapatan tidak menjalankan protokol kesehatan, nanti dari instansi lain yang akan menindak. Soal sanksi, nanti akan kita lihat," ujar Bayu.