ALLAHU AKBAR! Ini Video Mengerikan Saat Tanah Menelan Ratusan Rumah di Palu & Donggala, Ribuan Orang Tertimbun Tanah!.png

ALLAHU AKBAR! Ini Video Mengerikan Saat Tanah Menelan Ratusan Rumah di Palu & Donggala, Ribuan Orang Tertimbun Tanah!

Munculnya fenomena tanah bergerak menjadi penyebab jatuhnya banyak korban setelah terjadi gempa bumi berkekuatan 7,4 skala richter (SR) disusul dengan tsunami di Palu, Sulawesi Tenggara.

Terlihat di video rumah berjalan perlahan hingga akhirnya tertelan bumi.

Selain menghancurkan rumah-rumah warga tanah bergerak itu juga merusak sejumlah fasilitas yang ada termasuk BTS Tower pemancar telepon seluler.

Sultan Jack Ibrahim dari grup Facebook Portal Gorontalo melaporkan kalau di daerah Palu Selatan, Petobo, Biromaru, Jono Oge, dan Sidera terendam lumpur setinggi 3 meter.

Dia kemudian meminta bantuan segera karena sudah banyak jatuh korban karena masih hilang terendam lumpur.

“Langsung saja pak ini saya warga jono oge kec.sigi biromaru . Tolong relawan sama wartawan jangan hanya menyoroti di pesisir pantai talise dan taman ria saja atau kota saja. Lumpur seperti lahar dingin keluar dari tanah di Jl.Dewi sartika palu selatan , Petobo, Biromaru , Jono oge, dan sidera terendam lumpur setinggi 3 meter . Bantuan dari semalam ta kunjung datang hingga saat ini . Banyak korban di sana dan butuh bantuan . banyak yang masih hilang terendam lumpur.”

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di akun twitter-nya, @Sutopo_PN, Minggu (20/9/2018) mengatakan kalau munculnya lumpur dari permukaan tanah yang menyebabkan amblasnya bangunan dan pohon di Kabupaten Sigi dekat perbatasan Palu.

“Ini merupakan akibat dari gempa 7,4 SR adalah fenomena likuifaksi (liquefaction) Likuifaksi adalah tanah berubah menjadi lumpur seperti cairan dan kehilangan kekuatan,” tulis Sutopo.

Fenomena likuifaksi atau pelulukan tanah atau dalam bahasa bahasa Inggris dinamakan soil liquefaction adalah suatu proses yang membuat tanah kehilangan kekuatannya dengan cepat dikarenakan getaran yang diakibatkan oleh gempa bumi kuat pada kondisi tanah berbutir halus dan jenuh air.

Dan adanya zona lemah yang mengakibatkan muncul ke permukaan. Manifestasi di permukaan biasanya berupa lumpur pasir yang berbutir halus keluar dari retakan tanah. Kadang kadang sumur air hilang dan berganti pasir.

Loading...

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palu menyebutkan bahwa kerusakan paling dahsyat pasca-gempa bumi dan tsunami yang melanda Palu, Donggala, dan Sigi, Sulawesi Tengah, pada Jumat (29/9/2018), terjadi di Kelurahan Balaroa dan Kelurahan Petobo.

Menurut BPBD, hampir seluruh rumah dan fasilitas publik di titik itu tertimbun tanah bak ditelan bumi. Ribuan orang diperkirakan masih tertimbun tanah bersama bangunan di dua lokasi.

“Kami belum identifikasi di Perumnas Balaroa dan Kelurahan Petobo karena lokasinya sangat parah,” kata Kepala BPBD Kota Palu Fresly Tampubolon di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10/2018).

Lurah Balaroa, Rahmatsyah, mengatakan, kawasan permukiman ini merupakan salah satu permukiman yang paling parah terdampak gempa. Dia menjelaskan, ada sekitar 900 kepala keluarga yang tinggal di kawasan ini.

Hampir seluruh rumah di perumahan ini hancur dan amblas hingga 20 meter. Tercatat, lanjut Rahmat, ada sekitar 90 warga yang diketahui tertimbun reruntuhan rumah.

Semburan air hingga masjid bergeser Sementara itu, menurut sejumlah saksi, beberapa detik setelah gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang Palu, terlihat semburan air yang cukup tinggi di kelurahan itu lalu tiba-tiba permukaan tanah menurun sehingga ikut menarik seluruh benda di atasnya.

Bahkan, beberapa bangunan seperti masjid bergeser jauh sekitar 50 meter dari posisi semula. “Istri dan anak-anak saya tidak bisa diselamatkan.

Saya perkirakan mereka terperangkap dalam rumah lalu digulung tanah,” kata Husnan, salah seorang keluarga korban.

Saat kejadian, Husnan sedang berada di kantor, sedangkan istri dan anak-anaknya ada di rumah. Kondisi yang sama juga terjadi di Kelurahan Kawatuna. Namun di lokasi itu disertai air sehingga belum memungkinkan disentuh oleh tim penanggulangan bencana.

Berikut Ini Video Mengerikan Saat Tanah Menelan Ratusan Rumah di Palu & Donggala, Ribuan Orang Tertimbun Tanah!

Loading...