Innalillahi, Gagal Nikahi Gadis Pujaan, Pemuda Ini Nekat Potong Alat Kelaminnya Sendiri

Patah hati yang dialami ES (23), pemuda asal Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara sungguh tak terobati.

Karena pernikahannya ditolak oleha keluarga sang wanita idaman, buruh bangunan ini nekat memotong alat kelaminnya sendiri sebanyak dua kali.

ES kini hanya bisa terbaring lemah di RS Abdul Manan Simatupang, Kisaran, Asahan. Selang infus masih terpasang tangan kanannya. Wajahnya sendu.

Sesekali dia memandangi wajah ibunya, YS (55) yang setia menungguinya di samping tempat tidur ruang perawatan.

“Kondisinya mulai stabil,” kata YS, Kamis (26/10).

Wanita yang berprofesi sebagai tukang urut ini bercerita kalau anaknya ini berniat bunuh diri dengan cara memotong kelaminnya pada Rabu (20/10) siang.

YS tidak tahu persis detil kejadian itu, karena dia sedang bekerja. Percobaan hara-kiri itu dilakukan ES ketika sendirian di dalam rumah.

“Pas pulang rumah saya sudah ramai. Tetangga ngumpul. Mereka minta saya sabar,” kata YS dengan wajah sembab.

Ia memastikan aksi nekat itu disebabkan hubungan asmara sang putra dengan AL hancur berantakkan.

AL merupakan gadis asal Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara yang sudah dipacari ES sejak 2012. beberapa waktu lalu keluarga ES datang ke Labuhanbatu Utara untuk meminang AL.

“Keluarga AL minta mahar Rp 10 juta. Kami sanggupi saja, walau sebenarnya berat,” ungkap YS.

Bagi ES yang bekerja sebagai buruh bangunan uang Rp 10 juta merupakan angka yang sangat besar.

Tragedi pun terjadi ketika hingga hari H uang tersebut tidak juga terkumpul. Keluarga AL lantas membatalkan pernikahan ES dengan AL.

Selepas penolakan itu, ES terus murung. Dia memilih mengurung diri di kamar. “Mereka tidak suka dengan anak saya, karena

hanya kerja bangunan. Biar gak jadi (menikah), mereka sengaja patok mahar tinggi,” duga YS.

Belakangan sikap anaknya semakin tidak wajar. ES telihat linglung dan sering bicara sendiri.

“Tapi dia tidak mengganggu orang,” lanjut YS.

Diungkapnya pula kalau anaknya itu sudah dua kali memotong kelaminnya sendiri. Tiga minggu lalu ES memotong separuh kelaminnya.

Meski mengakibatkan luka serius, ES tidak dibawa ke rumah sakit karena tidak ada biaya.

Setelah luka tersebut mulai mengering, ES kembali memotong kelaminnya hingga kandas.

Kali ini luka di organ vital itu menyebabkan pendarahan hebat, sehingga mau tidak mau terpaksa YS membawa putranya itu ke rumah sakit. (mad)

Loading...